Sunday, February 10, 2013
Kangen Masa Kecil
Sebenernya pingin banget cerita apapun, yah tapi kadang tertunda-tunda dan akhirnya lupa muehehehe. Jadi se-mood-nya ajadeh mau cerita apa. Hari Sabtu (26/01/2013) kemarin, aku ada latgab pecinta alam gitu atau lebih dikenal dengan nama FKPPA DIY (Forum Komunikasi Pelajar Pecinta Alam DIY). Tapi, siangnya, mas Fendy sms aku buat siaran di Unisi Radio. Nah kan aku jadi dilema. Aku pingin ikut keduanya:( Akhirnya, aku putusin buat ikut latgab dulu. Jam 5 sore, aku balik lagi ke sekolah bareng Anggit. Kenapa Anggit ikut balik ke sekolah? Karena dia sakaw, rokoknya ketinggalan. Apa banget sih. (--,)
Di sekolah ternyata masih rame banget, termasuk anak tonti yang udah teler tapi masih aja latihan. Aku berangkat ke Unisi Radio bareng Mbak Ecy, Mbak Rara, Mbak Ulya. Karena kami nggak ada yang tau dimana letak Unisi, akhirnya dengan berbaik hati Jundi jadi pemandu kita.
Mas Fendy juga ikut meluncur ke Unisi, dia udah ganti baju dan sudah wangi. Sedangkan kami berempat masih berparas anak sekolah dengan baju pramuka. Bahkan bawahanku malah training grgr habis latgab, huf. Pas masuk ruang siaran, rasanya adem:3 Karena maksimal yang boleh masuk cuma 4, makanya Mbak Ulya gajadi masuk, dan dia akhirnya pula. Uuuuu maaf yang sangat-sangat, mbak *peluk erat*
Siarannya dimulai jam 6, di sesi awal kita ngiklanin acara Try Out Puspanegara yang bakal diselenggarain tanggal 24 Februari besok. Selanjutnya kita bahas-bahas tentang masa kanak-kanak. Terutama, kartun-kartun yang bikin ksbb. Ada Hamtaro, Fairy Odd Parent, Hachi, Shinchan, Doraemon, Pokemon, Captain Tsubasa, Chibi Maruko-Chan, Sailormoon, Powerpuff Girl Z, Peter Pan, Rugrats, dan masih banyak lagi hihihihi. Semuanya bikin kangen masa-masa Nickelodeon yang ada di Lativi. AAAAA!:3 Trus kita main tebak-tebak lagu kartun, dan bahas semua kenangan masa kecil juga deh pokoknya. Asyik! \o/
Akhirnya, 2 jam berjalan sangat cepat, cepeeeeeet banget sampe nggak kerasa kalo kita udah harus mengakhiri siaran ini. Hehehe. Pengalaman pertama yang nggak bakal terlupakan. Miss a lot :')))
Pi.
Thursday, January 3, 2013
Thursday, December 20, 2012
Gara-gara ngebo
MAKANYA KALO TIDUR TU JANGAN KAYA KEBO!! ┳━┳ԅ(╰ д╯)-σ
Rasanya pingin ngucap kalimat itu berulang-ulang, di depan kaca. Sampe aku pusing, pening, migrain, fertigo, dan nggak bisa berucap lagi *sorilebaysithik*
Aku bangun, lebih tepatnya terbangun, tanpa tau jam berapa sekarang. Mendung dan dingin. Entah kenapa hati tergerak untuk tidur lagi. Tapi aku memutuskan buat mencari hape. Ngobrak-abrik kasur dan dalam posisi masih tiduran megang guling. Aku buka hape, dan masyaAllah ini udah jam 12 siang dan banyak banget sms. Dan Dysa udah mencak-mencak nggak karuan. Aku udah berusaha minta maaf, tapi apadaya nggak dibales. Trus aku hidupin internet, dan banyak whatsapp langsung deliv ke aku. Hari ini aku janji sama anak kelas mau ke bonbin. Nah tapi malah ngepluk.
Buka twitter dan isi timeline cuma bikin nggerus. Mereka jadinya ke hutan pinus, mangunan, sama mie ayam mas yudi. Galih juga malah jadian sama Ela pas di hutan pinus. Berapa kebahagian yang aku lewatkan hari ini. Berapa kehangatan yang aku tinggalkan hari ini. Berapa keistimewaan yang aku acuhkan hari ini.
Aku whatsappan sama Faza, dia nyuruh aku buat tidur di tempatnya dan menggila bareng Sekar dan Lintang. Tapi aku nggak enak, dan gaada yang nganter pula. Have fun ya.
Tuesday, December 18, 2012
Pelangi Di Matamu
tanpa suara
dan aku resah
harus menunggu lama...
kata darimu
Mungkin butuh kursus
merangkai kata,
untuk bicara
dan aku benci
harus jujur padamu,
tentang semua ini
Jam dinding pun tertawa,
karna ku hanya diam dan
membisu
ingin kumaki
diriku sendiri, yang tak
berkutik di depanmu
Ada yang lain
disenyummu
yang membuat lidahku
gugup tak bergerak
ada pelangi
di bola matamu
dan memaksa diri
tuk bilang
aku sayang padamu (2x)
(seakan memaksa dan
terus memaksa)
Mungkin Sabtu nanti
kuungkap semua,
isi di hati
dan aku benci
harus jujur padamu
tentang semua ini......
Tuesday, December 11, 2012
Ketika Temanmu Aids
1. Jangan menjauh, tetaplah menjadi temannya. Memiliki teman dapat membesarkan harapan. Tunjukkan rasa simpati dan empatimu, bersamanyalah disaat suka maupun duka. Jangan takut, HIV tidak menular melalui bersentuhan.
2. Beritahu dulu saat ingin menjenguk, ada kalanya dia ingin sendiri. Tetaplah bertanya tentang keadaannya, tetapi jangan memaksa. Ada kalanya dia ingin curhat, mungkin juga tidak. Pengertian seorang teman besar sekali artinya.
3. Ajak temanmu untuk jalan-jalan dan melalukan kebiasaannya, tetap saja hormati keterbatasan fisiknya.
4. Ngobrol juga baik untuk kesehatan. Bicarakan hal-hal ringan dan menarik. Mungkin saja temanmu sudah bosan membicarakan penyakit, obat, dan dokter melulu.
5. Ada untuknya saja sudah memberikan ketenangan baginya. Tak harus bicara juga. Duduk bersama dan menemaninya menonton film atau mendengarkan musik. Banyak perasaan yang dapat ditunjukkan walau tanpa kata-kata.
6. Ada kalanya temanmu marah tanpa alasan yang jelas. Jangan kecil hati karenanya. Ingatlah, kadang rasa frustasi lebih mudah ditumpahkan pada orang yang dekat dengan kita. Mengertilah keadaannya, berilah semangat, dan bantu dia untuk tetap pada kontrolnya.
Menerima kenyataan bukan berarti kita kalah. Menerima kenyataan dapat mengurangi beban mental kita. Jangan lupa jaga dirimu. Perhatikan perasaanmu. Bagilah duka citamu, rasa marah dan tak berdaya, atau perasaan apa saja menghinggapimu. Hidup bukan untuk tenggelam dalam sedih. Semangat!:))
Saturday, December 8, 2012
Random
Thursday, November 29, 2012
Hidup
Sekolah&belajar, itu tuntutan sih. Mau nggak mau ya harus mau. Kepaksa nggak kepaksa ya harus dipaksa. Capek nggak capek ya harus tetep sekolah. "Kalo nggak sekolah, mau jadi apa besok?" "Kalo nggak belajar, mau jadi apa besok?" Kalimat-kalimat tadi sesungguhnya udah sangat menyatu dengan kuping. Apa iya kesuksesan cuma ditentukan oleh faktor sekolah&belajar? Nyatanya ada kan sarjana tapi pengangguran? Banyak malah.
Cari kerjaan juga harus pake ijazah, formalitas sih sebenernya. Bukannya sekarang udah jaman modern? Bagus jeleknya nilai yang terpampang di ijazah juga bisa diatur, asal ada duit&kekuasaan.
Kalo menikah sih jodoh udah di tangan Tuhan, tapi masa iya kita cuma nungguin jodoh pemberian Tuhan datang dengan sendirinya? Jodoh sih emang di tangan Tuhan, tapi kita yang berusaha:)))
Masa iya siklus hidup cuma gitu-gitu aja? Bosen sama hari yang cuma muter-muter dari minggu ke minggu, dan gitu-gitu aja.
"Jika hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka kamu termasuk orang yang beruntung. Jika hari ini sama dengan hari kemarin, maka kamu adalah orang yang sia-sia. Dan jika hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka kamu adalah golongan orang yang merugi."
Kata temen saya:
"Hidup itu kaya hubungan suami-istri, kadang dibawah kadang diatas."
"Hidup itu kaya diperkosa, kalo nggak bisa ngelawan yaudah nikmatin aja."
Jadi, apa sih sebenernya definisi hidup itu?
