Showing posts with label school. Show all posts
Showing posts with label school. Show all posts

Tuesday, May 21, 2013

Mei

Sabtu, 11 Mei.
Ikut pelajaran sampe jam 10, trus habis itu pancal ke Fakultas Ilmu Budaya UGM sama mbak Mahfiira. Mampir dulu ke rumah dia buat istirahat bentar. Membicarakan tentang hal-hal tidak bermutu hingga akhirnya ketiduran. 14.30, aku ada rapat di Bethesda. Sedih banget gabisa gabisa supporteran Futsal Pocari di sekolah. Mache vs Padmanaba; yang pada akhirnya dimenangkan oleh Mache. 18.30, aku balik kos Fina. Sempat dilema, antara jadi atau tidak nonton pagelaran jubah macan; Romeo Juliet. Akhirnya, kami bertiga termasuk Nurul berangkat ke sana jam 19.30. Sempat ngantuk sih gara-gara pergantian settingnya lama, musiknya juga ngebosenin. Tapi dansanya keren sekali! Romantis aja pake banget. 22.30 kita memutuskan untuk keluar dari TBY. Nurul langsung pulang. Tapi aku sama Fina berkelana mencari makanan dulu. Akhirnya nemu lesehan di Malioboro. Sumpah mahal banget-_- ya piye haha, udah duduk gamungkin juga kalo mau pergi. Habis itu kami berdua langsung ke District Coffee Factory. Hmm rame banget. Dan tiba-tiba Fina ngucapin 'Selamat ulangtahun!!!" Aku malah nggak nyadar kalo ini udah ganti hari. Aku ngecek hp, ternyata Mala udah ngucapin duluan, trus disusul Iskandar. 12.45, kami menyusuri jalan solo sambil ketawa-ketawa bahagia. Di kos Fina malah gabisa  tidur haha, akhirnya aku sama dia pegang buku biar ngantuk. Beberapa menit baca materi akhirnya ketiduran deh.

Minggu, 12 Mei.
Sekitar jam 9-an aku balik ke rumah. AAAAAK langsung disambut pelukan dan diucapin selamat bertambah usia hohoho. Belum jadi mandi malah Hanif dateng, habis selesai mandi malah dia udah pulang. Gatau motivasinya apa-_- dasar bocah muntir. Jam 12 pas lagi di kamar tiba-tiba Fina, Via, Dysa, Mala, Zen dateng bawain kue :'))). Habis itu kami pancal ke Jejamuran. Ngampiri Hanif dulu tentunya, dan si Arief malah udah duduk manis di sana. Habis dari Jejamuran, kami lanjut ke kos-kosan banci, buat wawancara tugas sosiologi. Cerita dan tertawa bersama, sempat mau nangis tapi akhirnya tertahan. Isya, aku dianter pulang sama Dysa, Hanif, Zen. Dan pas mereka bertiga mau pulang, malah nyasar sampe klaten. Pekok :'))).
HAPPY BIRTHDAY TO ME.
Terharu dan sempet nangis sih pas lihat video ini.

Senin, 13 Mei.
HAPPY BIRTHDAY, DIAZMORA.
Selamat ulangtahun agen taurus xoxoxoxo. Semoga nggak galauan lagi dan cepat move on yappppps. Tau lho ya yang tiba-tiba didatengin Dina, Abi, dan Naufal trus dibawain kue pas lagi mati lampu gitu. So sweet kaliiiiiiii:-p

Selasa, 14 Mei.
HAPPY BIRTHDAY, HANIF.
Pantes banget disebut Selasa Jahat. You know what? Karena ini adalah #HanyipDay. Pelajaran olahraga udah dihukum macem-macem. Pas di kelas dibikin konflik berskenario, udah hampir gelut di taman depan kelas, udah dilihatin kelas lain juga, tapi akhirnya nggak jadi gelut ndak masalahnya nyampe BK. Pulang sekolah diklitih dan disiksa sampe dia bener-bener ketakutan. Sampe rumah dimarahin ibunya. Dan akhirnya
kita dateng ke rumahnya sambil ngucapin hbd. Dia cuma misuh-misuh x)). Kita langsung pancal ke kos-kosan banci buat makan-makan bareng. Dan di sana dia diiket di tiang dan didandani kaya banci. Aku sama Dysa awalnya nggak tega, njuk aku cuma sembunyi di belakangnya Zen.









Thursday, May 9, 2013

Machecoustic #8

Sabtu, 4 Mei 2013.

Persiapan nge-MC. Rega-Alfu.

Penampilan XD. Depapepe-Kazamidori. Nadya-Iskandar.

 Goodbye My Last Name. Band 013.

Thirteen Squad. Yang suatu saat akan aku rindu.

Persiapan Koplo Yaya sebelum tampil. Band 012.

Koplo Yaya tampil.

Pengumuman pemenang. Kelas tereksis; XB. Band terbaik; XI IPS 3.

Iskandar&Alfu

Dysa, Aprelya, Alfu, dan Fina.

Mala, Dysa, Via, Fina, dan Alfu.

Fina, Alfu, dan Mala.

 Iskandar, Fina, Dysa, dan Alfu.

 Iskandar, Fina, Dysa, Arief, dan Alfu.

Fajar, Dhenny, Fina, Mala, Alfu, Dysa, dan Dista.

Tuesday, April 23, 2013

Lawu

Lawu; beribu kisah terajut di sana. Ketika aku dan yang lainnya memutuskan untuk menapak sejauh 3265 meter diatas permukaan laut.

Mobil-yang mengangkut dua puluh orang-tiba di basecamp sekitar habis maghrib. Setelah sholat dengan air dingin yang menusuk hingga rusuk dan berdiri dalam keadaan beku dan kaku, kami beristirahat sekiranya di tempat makan sederhana dan ala kadarnya. Nasi goreng yang panas dengan telur mata sapi yang terhidang di atasnya, terasa begitu nikmat ketika suap demi suap masuk ke lambung dan singgah sesaat di kerongkongan. Sambil menyeduh teh tradisional, tawa dan cerita saling membaur dalam atmosfer malam itu.

Sinyal terkadang muncul, terkadang tidak. Hanya satu bar saja aku sudah bersyukur. Setidaknya aku masih bisa keep in touch dengan siapapun di Jogja. Dalam hembus angin Cemoro Sewu, kami masih harus bongkar tas carrier dan packing ulang. Dingin sekali, saat itu.

Jam delapan tepat, pendakian dimulai. Aku memasukkan handphoneku ke dalam kantung plastik dan mengirimkan pesan terakhir untuk orangtuaku, serta Dysa-Iskandar-dan-Zen. Semoga aku sampai puncak, dan kembali dengan selamat.

Tujuan kami hanyalah bertamu, tidak berniat untuk menaklukan gunung ini. Tetap sopan dan jaga etika. Makhluk lain telah lebih dulu singgah di sini, dan kami hanyalah sekedar tamu yang menumpang untuk mengucap syukur atas keindahan alam yang Tuhan ciptakan.

Dysa dan Iskandar berkali-kali memintaku untuk berhati-hati dan sebisa mungkin memberi kabar ketika ada sinyal. Zen, Diaz, Via, Nissa, dan yang lainnya juga. So lucky aku punya mereka yang begitu perhatian sama aku.

Tapak demi tapak kami melangkah di atas bebatuan dan tanah. Hanya hembus angin malam dan remang sinar senter yang menemani perjalanan kami. 18 orang, berjalan pelan-pelan. Kami membuat kode untuk bahasa kami sendiri. Hanya kami yang tahu arti kode tersebut. Kode yang dilontarkan dalam keadaan dan situasi tertentu. 18 orang, saling menunggu dan saling membahu. Saling memberi semangat dan saling mengerti.

Semakin lama kami semakin tidak bisa menjaga jarak antar barisan. Selalu saja ada yang tertinggal. Lelah. Kantuk. Lapar. Dingin. Semua bercampur menjadi satu, malam itu juga.

Ketika raga tidak bisa mentolerir semua rasa yang teraduk menjadi satu, akhirnya kami memutuskan untuk turun beberapa petak dan mendirikan tenda di pos 3. Menyesal rasanya tidak bisa menyentuh puncak malam ini juga. Tapi tidak apa-apa, mungkin kami memang belum pantas untuk disebut pendaki. Pendaki yang berjalan selama 8 jam. 

Jam 1 dini hari. 5 jam sudah kami mendaki dengan tas carrier di pundak yang begitu berat. Kami menyeduh jahe, menyantap mie goreng, menatap langit, menghitung bintang, bercanda dan mengumbar tawa bersama-sama. Hilang lelah kami, seketika. Hilang kantuk kami, seketika. Hilang lapar kami, seketika. Tapi dingin tetap ada. Ada bersama kami. Ada, dan membuat segalanya jadi mati rasa. Dingin, kaku dan beku. Bahkan api yang kami pegang secara bergiliran, sama sekali tidak berasa.

Tenda dome yang kami tempati tidak bisa ditutup, mungkin semuanya harus merasakan dingin angin Lawu secara bersamaan. Empat orang laki-laki tidur di luar tenda. Hanya beralas plastik dan berselimut jaket. Awalnya aku tidak mau memejam, aku takut mati beku. Tapi mau tidak mau aku tidur, lengkap dengan kaos kaki dan sleeping bag. Namun bibirku tidak bisa berhenti meraung kedinginan. Menangis saja tidak bisa. Dinginnya sudah tidak bisa digambarkan lagi.

Pagi. Sunrise begitu indah. Membuat bibir tak kuasa berhenti mengucap Subhanallah. Dzat Maha Sempurna yang menciptakan keindahan luar biasa dalam beku pagi ini.

Jam 7, kami melanjutkan langkah kami untuk menempuh puncak. Ada empat orang yang stay di pos 3 untuk menjaga barang-barang. Bau belerang dan kabut tipis menemani perjalanan kami. 14 orang terpisah menjadi rombongan kecil sendiri-sendiri. Ada yang berdua, bertiga, bahkan berempat. Target sampai puncak pukul 10. Tapi karena semua sedang on fire dan fresh, jadinya ada yang tiba pukul 8 dan ada juga yang setengah 9.

Puncak memang luar biasa. Tiada yang lebih menyenangkan lagi. Yang ada hanya tawa dan kebahagiaan dari cekung-cekung bibir. Tidak lagi bisa dideskripsikan dengan kata-kata. Semua indah sekali. Cantik, dan luar biasa. Subhanallah:").













Thank God for this 16&17th of April with the super people. Danke, Lawu. Xoxo.

Sunday, April 14, 2013

Gowes 015

Mau gowes aja ijinnya susah banget, trus akhirnya dibolehin dengan satu alasan; dikawal sampe pulang. Berasa dipingit, huh. Tapi gapapa, yang penting bisa menghilangkan penat dan berbahagia bareng Mache63. Aku berangkat jam 7 kurang dikit, padahal janjian suruh kumpul disekolah habis maghrib. Ngaret, banget. Hahahaha. Aku mengayuh pelan banget, sambil dengerin lagu dan chat sama banyak orang. Tadinya semangat, tapi ditengah perjalanan tbtb gamood. Aku udah nyuruh orang-orang buat ninggal. Aku pingin ke rumah dysa aja, pingin nggalau bareng. Atau menghabisakan sisa malam minggu buat berkelana Jogja. Akhirnya iskandar bilang, "iya aku tinggal fu." Ahmed masih dirumah dysa, aku nyuruh mereka duluan, tapi dysa tetep keukeuh gamau berangkat. 

Aku sms ahmed, "janti." Dia nyuruh aku buat nunggu di depan RS Hardjolukito, tapi setelah itu ada sms lagi, "tunggu di tempat biasa kita ketemu." Maksudnya kalo pagi ketemu, itu di sekitar Goeboek Resto. Karena nggak ada mereka berdua, aku lanjut ke Mache. Hampir sampe Mache, tbtb iskandar telfon, dan dysa yang ngomong, "posdim fu? blablabla." dengan nada nggak nyante. Sampe mache ternyata iskandar nyusul aku, sama iqbal. Aku nggak cuma bisa marah-marah, "kok ditungguin sih? kan aku udah bilang buat ninggal blablabla." Ternyata rombongan yang lain nungguin di depan RS. Padahal aku ngaretnya hampir 2 jam. Sampe iqbal&iskandar ngomong, "teman yang ninggalin teman lainnya itu lebih busuk dari sampah."

Lanjut perjalanan, aku zen iqbal iskandar ngebut lewat jembatan layang, tapi yang lainnya lewat bawah jembatan. Bener-bener tepar kakinya. Huh! :') Lanjut lagi, lewat tugu belok kiri trus akhirnya istirahat di angkringan kr. Disitu, iskandar pisah rombongan soalnya dia harus balik ke bogor jam 11 malem. Hati-hati ya! Pas lagi ngobrol sambil makan nasi kucing, banyak banci ngamen datang silih berganti. Sampe ermar akhirnya dicolek banci dan minta disawer. Aku&dysa sempat foto sama bancinya lho, "tante foto dong." Hahaha.

Sepanjang jalan malioboro ternyata ada komunitas penyepeda juga, dan jalan diblokir sama banyak sepeda. Sampe titik 0 akhirnya pada misah. Aku, dysa, ahmed, syarif misah di JEC. 

Terimakasih untuk malam yang luar biasa. Terimakasih untuk momen yang begitu istimewa. Terimakasih untuk semuanya, Mache63.



Sabtu, 13 April 2013.

Sunday, February 10, 2013

Kangen Masa Kecil

Halo bloggies, setelah sekian satuan waktu aku nggak membuka blog, akhirnya hari ini kesampean juga. :') Dunia SMA itu bener-bener sibuk, nggak ada yang namanya waktu selo. Event datang silih-berganti, rapat ini itu, kadang-kadang tabrakan sama ekskul, acara rohis yang jadwalnya nggak tentu, belum lagi ada pembibitan pra-olimpiade, seabrek tugas yang udah numpuk-numpuk sejak jaman bahula, pelajaran keteteran, list berantakan, jadwal tidur nggak teratur, jadwal belajar yang nggak pernah terlaksana, pr yang nggak pernah tersentuh, dan ulangan yang siap meluncur kapan aja. Ya itulah definisi pelajar SMA.

Sebenernya pingin banget cerita apapun, yah tapi kadang tertunda-tunda dan akhirnya lupa muehehehe. Jadi se-mood-nya ajadeh mau cerita apa. Hari Sabtu (26/01/2013) kemarin, aku ada latgab pecinta alam gitu atau lebih dikenal dengan nama FKPPA DIY (Forum Komunikasi Pelajar Pecinta Alam DIY). Tapi, siangnya, mas Fendy sms aku buat siaran di Unisi Radio. Nah kan aku jadi dilema. Aku pingin ikut keduanya:( Akhirnya, aku putusin buat ikut latgab dulu. Jam 5 sore, aku balik lagi ke sekolah bareng Anggit. Kenapa Anggit ikut balik ke sekolah? Karena dia sakaw, rokoknya ketinggalan. Apa banget sih. (--,)

Di sekolah ternyata masih rame banget, termasuk anak tonti yang udah teler tapi masih aja latihan. Aku berangkat ke Unisi Radio bareng Mbak Ecy, Mbak Rara, Mbak Ulya. Karena kami nggak ada yang tau dimana letak Unisi, akhirnya dengan berbaik hati Jundi jadi pemandu kita.

Mas Fendy juga ikut meluncur ke Unisi, dia udah ganti baju dan sudah wangi. Sedangkan kami berempat masih berparas anak sekolah dengan baju pramuka. Bahkan bawahanku malah training grgr habis latgab, huf. Pas masuk ruang siaran, rasanya adem:3 Karena maksimal yang boleh masuk cuma 4, makanya Mbak Ulya gajadi masuk, dan dia akhirnya pula. Uuuuu maaf yang sangat-sangat, mbak *peluk erat*

Siarannya dimulai jam 6, di sesi awal kita ngiklanin acara Try Out Puspanegara yang bakal diselenggarain tanggal 24 Februari besok. Selanjutnya kita bahas-bahas tentang masa kanak-kanak. Terutama, kartun-kartun yang bikin ksbb. Ada Hamtaro, Fairy Odd Parent, Hachi, Shinchan, Doraemon, Pokemon, Captain Tsubasa, Chibi Maruko-Chan, Sailormoon, Powerpuff Girl Z, Peter Pan, Rugrats, dan masih banyak lagi hihihihi. Semuanya bikin kangen masa-masa Nickelodeon yang ada di Lativi. AAAAA!:3 Trus kita main tebak-tebak lagu kartun, dan bahas semua kenangan masa kecil juga deh pokoknya. Asyik! \o/

Akhirnya, 2 jam berjalan sangat cepat, cepeeeeeet banget sampe nggak kerasa kalo kita udah harus mengakhiri siaran ini. Hehehe. Pengalaman pertama yang nggak bakal terlupakan. Miss a lot :')))


Pi.


Thursday, January 3, 2013

Coming Soon TOP 2013


COMING SOON! Try Out Puspanegara 2013.
Tingkat SMP/Sederajat DIY.
CP:  

Saturday, December 8, 2012

Random

Kalo dipikir, masuk SMA itu baru 6 bulan, tapi kok ya udah akrab banget ya? Asyik:))

Sunday, November 4, 2012

Baksos

Sabtu 27 Oktober.
Aku berangkat molor, dari rumah sekitar jam  6.20. Seperti biasanya, aku pake baju pramuka. Entah kenapa, memakai seragam pramuka di hari Sabtu itu seperti kebanggaan tersendiri. Mukaku jadi unyu, semuanya jadi unyu *oposih-___- Malemnya, aku udah kemas-kemas barang-barang yang mau dibawa buat baksos. Baju, handuk, alat sholat, alat mandi, amunisi, p3k, selimut, sandal, dan segala pernak-pernik yang fiuhfiuhfiuh. Sebenernya aku udah meminimalisir bawaanku, tapi apadaya, tetep aja bawaanku bejibun. Satu tas ransel, 3 mini tas jinjing, dan 1 kresek buat wadah sandal.

Hari ini bertepatan juga dengan pelantikan tonti dan orasi calon ketua OSIS. Jadi anak-anak tonti juga bawa banyak bawaan yang bejibun. Saat aku sampe sekolah dan masuk kelas, suasanya lebih dari sekedar gaduh. Rame ngurusin macem-macem, rawut mawut-mawut. Pas pelajaran, pikiran anak baksos&tonti udah nggak bisa konek, pelajaran nggak ada yang masuk. Jadi sia-sia ada pelajaran hari ini.

Aku selesai pelajaran sekitar jam 11. Trus dilanjutin orasi di tengah lapangan. Aku niatnya mau nyekip dan ke rumah Dysa. Soalnya persiapan buat baksos belum mateng, lagipula aku pusing dan males dengerin orasi. Banyak yang mau keluar dari pintu depan, tapi malah dicegat sama satpam. Mau kabur lewat pintu belakang, eeeh malah ditutup rapat-rapat. Asem tenan. Trus aku sama Dysa, Nofal, sama Tofa muter-muter, dan akhirnya ketemu sama Fasya dan Jundi. "Fasyaaa, ayolah bantuin kita, kamu kan ketua baksos, kita belum siap-siap nih." "Junddddd, plis bantuin kita buat keluar, kamu kan ketua MPK, kita belum siap-siap." Blablabla, njuk akhirnya Jundi dan Fasya nemenin kita buat keluar. Jundi: "Biarin aja keluar yang baksos." Akhirnya kami bisa keluar, AAAAAAAAAAAA MAKASIH BANGET :)))))

Di rumah Dysa itu cuma wasting time banget. Yang berarti disana itu cuma numpang makan, pipis, dan ganti baju. Sama pembantunya Dysa kan dibikini indomie rebus, Dysa yang cabenya 3, dan aku dibuatin yang cabenya 1. Dan pas dimakan ternyata ketuker, kurang bejo opo jal-_- Njuk aku ganti baju, dan baju pramuka, buku pelajaran dan sepatuku tak titipin di rumah Dysa. Gek udah jam setengah 2, dan kita tu udah telfon taksi nganti jeleh dan kobong, tapi gaada yang waras. Si Fasya udah sms pula, ngumumin kalo udah mau berangkat. Pffft.

Njuk akhirnya kita berangkat dengan buru-buru pake motor. Pas udah mau sampe sekolah, ternyata hapenya Dysa ketinggalan. Asem, trus kita pulang lagi ngambil hape. Motornya ditinggal di sekolah. Kita tu telat, yang lainnya udah pada duduk-ria di bis, tapi aku sama Dysa tu masih mumet, udah kehabisan tempat. Akhirnya aku, Dysa, Balqis, Dewi, Rifka itu duduk di bis cowok.

Ternyata yang duduk di belakangku itu Mas Fata dan Mas Fachruddin. Njuk akhirnya aku sama Dysa ngobrol panjang lebar sama Fata nganti kesel. Dan si Fachruddin tu cuma diem, sms-an doang, entah jaim atau apa, aku gatau.
Pas aku selonjor di atas kakinya Dysa, tbtb Fachruddin bilang gini, "Dek dek ditutupin kakinya, mengganggu konsentrasi hidup blablabla."
Njuk aku sama Dysa tu ngguyu, ketoke aku nggak salah apa-apa deh, ketoke aku pake rok panjang, ketoke aku pake legging panjang sampe mata kaki. Ya mungkin karena telapak kakiku terbuka kali ya wkwk
 Njuk sikutku sandaran di atas kursinya, dan Fachruddin bilang lagi, "Dek dek sikutnya......"
Aku, Dysa, Fata tu cuma bengong. Sumpah bengong banget.
Aku&Dysa, "Lha emangnya kenapa mas?" *dengan wajah super bengong*
Fachruddin, "Jangan pamer kelek."
Aku, "Ketoke keleku tu nggak diatas deh mas-_____- Oiya, jangan gitu, mas Fachruddin kan rohis kenthel wakakakaka."

Setelah sampai Tepus, Gunung Kidul, semua kegiatan nggak bisa digambarkan dengan kata-kata. Gilaaaa seru abis.


Anak kampung Tepus pada main voli, qaqa.


Perjalanan ke masjid pas mau TPA bareng anak-anak.


Yang cewek

Yang cowok

Pfft=))

Tuh yang pake baju pramuka namanya Fachruddin

Serah terima hewan qurban.
Yang berdiri di sebelah kiri itu Fasya.
Pak Jumiran ganteng, btw.

Fiuh.

 Aku. Dysa. Fildzah. Dina.

Proses mendaki gunung bebatuan

Sampai di puncak tertinggi Tepus.
Itu kakiku lecet-lecet lho kena batu-_-

Hehehehehe hehe hehehe hehehehe.

Sunday, October 14, 2012

Ulangtahun Sekolah

Ini foto-foto pas acara ulangtahun sekolah beberapa waktu silam (maaf telat upload). Biasa, sibuk konser bareng cinta laura nih :p


Mala. Via. Aku. Dan yang dibawah itu Fina.

Yayang. Galuh. Aku. Dienda. Tita.

Mala. Mas Arif. Aku.

Lomba tarik tambang dan kalah di babak kedua hahahaha.
Galih. Ahmet (Zen). Dipta.

Suporter kelas:)))

Nurul. Lundi.

Iskandar. Via.

Lundi. Dhenny.

Budi. Yang mata dan bulu matanya seindah syahrini.

Intan. Dysa.

Dhenny.

Dista. Tita. Aku.

Mbak Kartika. Aku.

Mbak Kartika. Mas Arif. Aku.

Mala. Mbak Kartika. Mas Arif. Via.

Hanif. Dienda.

Aku. Via. Dysa. Mala. Fina.

Dysa. Dienda. Fina. Aku. Mala.

Ini tumpeng kelas:))
Aku. Fina. Mala. Dienda. Via.

Makan tumpeng bersama=))

Ini pembukaan pensinya wkwkwk.

Ini grup musik malioboro kayaknya. Eh gatau deng hahaha.

Sebenernya fotonya masih banyak banget, tapi males upload hahaha. Ini banyak banget, udah kayak nyampah aja.